BUKIT BINTANG MY EVERYTHING
Ini
memanglah bukan profesiku, ini memanglah bukan keahlianku, bukan hobbyku, bukan
pula duniaku. Tapi Alloh mengirimku kesini, bahkan setiap hari ada disini
bersama mereka
Yang sebelumnya
belum pernah terbayangkan. Cintaku semakin tumbuh disini
Setiap hari,
setiap waktu, dimana setiap jam dan setiap detiknya pikiranku tak pernah lepas
dari semua ini
Susah senang,
marah, jemgkel dan menangis ku alami disini.. terimakasih para tutor terbaik
dan anak – anak yang istimewa
Bukan ke
luar kota apalagi tempat-tempat wisata. Tapi ke sebuah tempat di mana para
bintang bersinar tenang dan terang...Bukit Bintang namanya.
Perjalanan
menuju ke sana memang tak mudah, tapi setiap hari adalah berkah buat
saya...buat kami...penghuni-penghuni bukit di tengah hutan kecil ini. Jika
setiap pagi sebagian besar teman-teman saya berdandan keren dan mengenakan
seragamnya untuk pergi ke kantor, maka saya mengenakan pakaian apa saja yang
paling nyaman untuk dikenakan untuk menemui yang tercinta.... yaitu mereka yang
teristimewa..
mereka ini
lho yang saya maksudkan sebagai yang tercinta hehehehe...Kalau kita lihat di
situ ada anak-anak berseragam sekolah memang tidak salah, tempat ini
sesungguhnya adalah sekolah. Lengkapnya, Sekolah Alam Bukit Bintang. Memakan
waktu sekitar 30 menit bermotor dengan resiko pandangan mata jadi sejuk karena
sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan cantik berupa hamparan sawah,
perkampungan penduduk dan sesekali rumah-rumah panggung yang cantik.
Merasa
beruntung karena saya menjadi bagian dari sekolah yang membolehkan peserta
didiknya main apa saja, di mana saja, dan bersama siapa saja. Rumah-rumah
panggung itu sesungguhnya dalah ruangan kelas. Tapi seringnya kami berkegiatan
di luar. Main di lapangan, hiking menerobos hutan di belakang sekolah,
menggelar tikar di bawah pohon, atau main perosotan di tanah merah yang miring
hehehehe...Supaya tidak bosan, sebulan sekali kami turun bukit hehehe...mendatangi
tempat-tempat menarik, misalnya stasiun kereta api, pabrik bata, pabrik roti,
pasar tradisional, bioskop, kemana saja bisa!
Kami juga
pernah berkunjung ke sanggar angklung galuh pakuan tepatnya di pawindan ciamis
lho deket rumah saya wkwkwkwk..
Disana anak –
anak bermain langsung dan menyaksikan pembuatan aklung tersebut secara
langsung.. seruuu dehh pokonyaaaa
Dan ini
kegiatan kita setiap hari di sekolah hiihihi.. ini kegiatan ekstrakulikuler
peternakan J
Terlihat Pak
Reza dan Bu Wening sedang memotong kayu untuk kandang ayam katanya wkwk
Dan ini kegiatan berkebun yang
sering kita lakukan ..
Dan
ini adalah suasana di jemputan setiap hari,
Ini lapangan sekolah
yang kita miliki
Kami juga selalu
belajar disaung belakang kelas ..
Terimakasih Sekolah
Alam Bukit Bintang
Terimakasih tutor
terbaik














