Kamis, 12 Mei 2016

Saat ujian menyapa, disitu Allah sedang merangkul



Ada CintaNya, di Balik Ujian!

Pernahkah merasakan penatnya hidup?
Ketika air mata tak sanggup lagi melukiskan beban...
Ketika saudara tak lagi mampu jadi teman berbagi...
Seolah bumi tak lagi bersahabat dengan suasana hati...
Ingatlah ...
Saat itu Allah sedang menunjukkan cintaNya.
Cinta yang pernah Allah letakkan pada Nabi Ibrahim saat mengujinya dengan api.
Cinta yang pernah Allah lukiskan di hati Nabi Ayyub dengan ujian penyakit
Cinta yang pernah Allah hujamkan pada Rasulullah Muhammad saw dengan ujian dari kaum kafir.
Cinta yang sama, yang pernah Allah tanamkan di hati para nabi melalui ujian.
Meski kadarnya tak sama, tapi itu adalah bagian dari cinta Allah.
Allah bebankan masalah di pundak, agar menunduk sujud padaNya.
Allah teteskan kepedihan di qalbu, agar air mata mengalir mengingatNya.
Allah letakkan kesempitan dihati agar mengingatNya, melapangkan hati.
Semua karena Allah mencintai do'a dan sujud, memohon padaNya.
Bukankah mereka yang beriman pasti Allah uji?
Sebagai pembuktian bahwa kita orang yang beriman.
Beriman pada Allah saat lapang dan sempit.
Lalu, pantaskah kita memohon syurga tanpa ujian?
Ya, orang beriman pasti mendapat ujian.
Jika hari ini pundak terlalu berat menahan masalah.
Saat itu, sajadah menunggu untuk bermunajat.
Saat itu juga Allah sedang menanti untuk memohon.
Memohon belas kasih dan cintaNya.
Karena setiap ujian adalah bentuk cintaNya.
Kuatkan, sabarkan, tegarkan..
Aamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar